Mengenang
jurusan apa yang saya pilih, ingatan saya kembali ke masa lalu, ketika saya
hampir menamatkan pendidikan SMA saya dan mulai mencari tujuan selanjutnya demi
masa depan.
Teknik
Pertambangan, jurusan yang pertama kali saya dengar dari orang tua saya ketika
hampir tamat SMA dulu. Awalnya jurusan ini begitu asing bagi saya, namun dari
namanya ada sesuatu yang membuat saya berpikir bahwa saya harus mencari lebih
jauh, lebih dalam tentang jurusan ini.
Akhirnya,
saya mulai mencari beberapa informasi mengenai jurusan tersebut. Ternyata, teknik
pertambangan merupakan salah satu jurusan teknik yang masih jarang di
Indonesia. Sekarang saja tercatat baru sekitar kurang lebih lima belas
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang memiliki jurusan tersebut. Namun,
diantara semua perguruan tinggi tersebut, hanya ada tiga universitas yang sudah
mendirikan jurusan Teknik Pertambangan sejak lama yaitu Universitas Sriwijaya,
Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Pembangunan Veteran Indonesia. Sesuai dengan namanya, teknik
pertambangan merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik yang mempelajari
tentang ilmu-ilmu pertambangan, yaitu ilmu bagaimana mengambil dan mengolah
hasil-hasil potensial yang berasal dari perut bumi yang akhirnya dapat
digunakan untuk keperluan manusia. Disini saya mengetahui bahwa tanpa adanya
ilmu pertambangan, tidak ada besi, perhiasan, listrik, bahan bangunan, bahan
bakar dan lain-lain. Saya akhirnya tahu, betapa besarnya prospek pekerjaan
setelah lulus dari jurusan ini dan membuat hati saya mantap untuk menjadikan
Teknik Pertambangan sebagai pijakan saya selanjutnya dalam menggapai cita-cita.
Dari
semua universitas yang sudah mendirikan jurusan teknik pertambangan, saya
akhirnya memilih Universitas Sriwijaya. Alasannya sederhana. Teknik Pertambangan
Universitas Sriwijaya sudah berdiri sejak 1960, yang berarti telah banyak
alumni-alumni yang mereka hasilkan dan kebanyakan alumni-alumni tersebut mampu
bersaing di dunia pertambangan nasional bahkan sudah ada yang bekerja di luar
negeri. Dengan kata lain, teknik pertambangan universitas sriwijaya sudah lama
memiliki reputasi yang baik dalam mendidik mahasiswa-mahasiswanya sehingga
mampu bersaing di dunia kerja. Selain itu, tidak sebatas ilmu pertambangan saja
yang diajarkan disini, namun ilmu perminyakan juga diberikan. Hal inilah yang
membuat teknik pertambangan universitas sriwijaya berbeda dari
universitas-universitas lain yang memiliki jurusan yang sama.
Namun,
ternyata tidaklah mudah masuk jurusan ini. Semua universitas yang memiliki
jurusan teknik pertambangan, memasang standar yang tinggi dalam memilih
calon-calon mahasiswanya dan saya bersyukur diberikan kesempatan untuk menuntut
ilmu di universitas yang telah saya pilih yaitu Universitas Sriwijaya.
Setelah
menjalani beberapa tahun kuliah di jurusan ini, saya menyadari ternyata pilihan
saya tidak salah. Sampai saat ini, saya bersyukur masih mampu mempelajari dan
menyerap ilmu-ilmu dari mata kuliah yang diberikan, walaupun saya tahu, pekerjaan
kami nanti tidak mudah, keras, banyak tantangan, bahkan menaruhkan nyawa
sendiri karena sesungguhnya bekerja di pertambangan itu sangat berbahaya,
ibarat seperti kalimat yang pernah diucapkan dosen saya, bekerja di
pertambangan itu, berarti anda telah siap mati. Namun, hal tersebut tidak
membuat saya menyesal dan patah semangat namun, sebaliknya, saya yakin dan
mampu menaklukan dunia yang keras itu.
Di
antara semangat-semangat belajar dan bekerja yang tetap saya miliki sekarang,
saya tetap menyadari saya berasal dari keluarga yang kurang mampu. Karena
tingginya biaya pendidikan, saya hampir terancam tidak dapat melanjutkan studi
lagi. Namun, demi melihat anaknya sukses, orang tua saya tidak putus asa dalam
membiayai kuliah saya. Oleh karena itu, saya tidak mau mengecewakan dan sangat
ingin membahagiakan mereka. Karena mereka jugalah, saya tetap berjuang sampai
sekarang dan saya tahu dan yakin, bekerja di dunia pertambangan mampu
meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik. Niat dari hati dan orang tua lah
alasan saya mengapa saya memilih teknik pertambangan sebagai pijakan saya dalam
menggapai masa depan yang indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar