Entri Populer

Senin, 09 Januari 2012

TEKNIK PERTAMBANGAN : PIJAKAN MENUJU MASA DEPAN CERAH


Mengenang jurusan apa yang saya pilih, ingatan saya kembali ke masa lalu, ketika saya hampir menamatkan pendidikan SMA saya dan mulai mencari tujuan selanjutnya demi masa depan.

Teknik Pertambangan, jurusan yang pertama kali saya dengar dari orang tua saya ketika hampir tamat SMA dulu. Awalnya jurusan ini begitu asing bagi saya, namun dari namanya ada sesuatu yang membuat saya berpikir bahwa saya harus mencari lebih jauh, lebih dalam tentang jurusan ini.

Akhirnya, saya mulai mencari beberapa informasi mengenai jurusan tersebut. Ternyata, teknik pertambangan merupakan salah satu jurusan teknik yang masih jarang di Indonesia. Sekarang saja tercatat baru sekitar kurang lebih lima belas Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang memiliki jurusan tersebut. Namun, diantara semua perguruan tinggi tersebut, hanya ada tiga universitas yang sudah mendirikan jurusan Teknik Pertambangan sejak lama yaitu Universitas Sriwijaya, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Pembangunan Veteran  Indonesia. Sesuai dengan namanya, teknik pertambangan merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik yang mempelajari tentang ilmu-ilmu pertambangan, yaitu ilmu bagaimana mengambil dan mengolah hasil-hasil potensial yang berasal dari perut bumi yang akhirnya dapat digunakan untuk keperluan manusia. Disini saya mengetahui bahwa tanpa adanya ilmu pertambangan, tidak ada besi, perhiasan, listrik, bahan bangunan, bahan bakar dan lain-lain. Saya akhirnya tahu, betapa besarnya prospek pekerjaan setelah lulus dari jurusan ini dan membuat hati saya mantap untuk menjadikan Teknik Pertambangan sebagai pijakan saya selanjutnya dalam menggapai cita-cita.

Dari semua universitas yang sudah mendirikan jurusan teknik pertambangan, saya akhirnya memilih Universitas Sriwijaya.  Alasannya sederhana. Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya sudah berdiri sejak 1960, yang berarti telah banyak alumni-alumni yang mereka hasilkan dan kebanyakan alumni-alumni tersebut mampu bersaing di dunia pertambangan nasional bahkan sudah ada yang bekerja di luar negeri. Dengan kata lain, teknik pertambangan universitas sriwijaya sudah lama memiliki reputasi yang baik dalam mendidik mahasiswa-mahasiswanya sehingga mampu bersaing di dunia kerja. Selain itu, tidak sebatas ilmu pertambangan saja yang diajarkan disini, namun ilmu perminyakan juga diberikan. Hal inilah yang membuat teknik pertambangan universitas sriwijaya berbeda dari universitas-universitas lain yang memiliki jurusan yang sama.

Namun, ternyata tidaklah mudah masuk jurusan ini. Semua universitas yang memiliki jurusan teknik pertambangan, memasang standar yang tinggi dalam memilih calon-calon mahasiswanya dan saya bersyukur diberikan kesempatan untuk menuntut ilmu di universitas yang telah saya pilih yaitu Universitas Sriwijaya.

Setelah menjalani beberapa tahun kuliah di jurusan ini, saya menyadari ternyata pilihan saya tidak salah. Sampai saat ini, saya bersyukur masih mampu mempelajari dan menyerap ilmu-ilmu dari mata kuliah yang diberikan, walaupun saya tahu, pekerjaan kami nanti tidak mudah, keras, banyak tantangan, bahkan menaruhkan nyawa sendiri karena sesungguhnya bekerja di pertambangan itu sangat berbahaya, ibarat seperti kalimat yang pernah diucapkan dosen saya, bekerja di pertambangan itu, berarti anda telah siap mati. Namun, hal tersebut tidak membuat saya menyesal dan patah semangat namun, sebaliknya, saya yakin dan mampu menaklukan dunia yang keras itu.

Di antara semangat-semangat belajar dan bekerja yang tetap saya miliki sekarang, saya tetap menyadari saya berasal dari keluarga yang kurang mampu. Karena tingginya biaya pendidikan, saya hampir terancam tidak dapat melanjutkan studi lagi. Namun, demi melihat anaknya sukses, orang tua saya tidak putus asa dalam membiayai kuliah saya. Oleh karena itu, saya tidak mau mengecewakan dan sangat ingin membahagiakan mereka. Karena mereka jugalah, saya tetap berjuang sampai sekarang dan saya tahu dan yakin, bekerja di dunia pertambangan mampu meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik. Niat dari hati dan orang tua lah alasan saya mengapa saya memilih teknik pertambangan sebagai pijakan saya dalam menggapai masa depan yang indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar